RINDU TAK TERGANTIKAN

Posted: 6 Mei 2012 in Puisi / Syair

Rindu ini tak tertahan,
Mengenangmu walau tak kembali,
Hanya bayangmu yang mampu ku pandangi,
Dan butiran air mata,
Menyisakan cerita tentangmu..

Inilah rindu yang tertahan,
Oleh ruang dan waktu,
Dalam bentang kehidupan,
Rindu yang tak tergantikan,
Oleh apapun itu..

Oooh…. Raga yang tak dapat kusapa,
Terpisah hijab nan tebal,
Tak banyak pintaku,
Hanya raut wajahmu ingin kupandang,
Walau sebatas mimpi,
Tuk buatku kuat dan tegar
Melawan kerasnya kehidupan tanpamu..

Wahai pemilik jiwa,
Jangan larang aku tuk merindunya,
Hanya rindu ini yang kupunya,
Biarkan rindu ini slalu ada,
Bersemayam selamanya dalam hidupku..

Tenggarong, February 2011

SYAIR MENJEMPUT SENJA

Posted: 2 Agustus 2010 in Puisi / Syair

Kuasa Mu Atas Diri,
Buatku Tersadar Akan Hidup,
Jengah Hati Ini,
Saat Mendengar Nama Mu,
Lahirkan Benih Kasih,
Terusik Jiwa-Jiwa Yang Kotor,
Pergi…!! “Hardikku” Pada Jiwa Itu,
Biarkan Kelapangan Ini Slalu Terbuka,
Demi Meraih Cinta,
Cinta Yang Sejatinya,
Berikan Kedamaian Hati,
Dalam Setiap Ucap,
Setiap Langkah,
Tak Kuasa Ku Tanpa Mu,
Oh… Kekasihku,
Teruslah Kuasa Mu Atas Jiwa Ini,
Bawa Slalu Dalam Balutan Cinta Mu…

Tenggarong, Agustus 2010

BAYANGMU MASIH BERSAMAKU

Posted: 25 Juli 2010 in Puisi / Syair

Terasa Masih,

Perlahan Tapi Pasti,

Melewati Waktu,

Diantara Serpihan Hati,

Dengan Tangan Terbuka,

Ku Masih Seperti Yang Dulu,

Ku Kan Menerimamu,

Walau Semua Telah Berubah,

Bayangmu Masih Bersamaku…..

[Tenggarong, 27 Maret 2010]

KEBISUAN

Posted: 25 Juli 2010 in Puisi / Syair

Saat Kata Tak Mampu Terucap
Bibir Terdiam Tanpa Kata
Mata Terus Memandang
Sejuta Makna Tersirat Dalam Diam
Seolah Menepis Keraguan

Tak Terlihat Garangnya Matahari
Bersembunyi Dibalik Bulan Purnama
Kemilau Bintang Bertaburan
Tak Membuatmu Berani Melawan Angin
Angin Kasih
Yang Telah Menahan Lidah Tuk Berkata

Malam Semakin Dingin
Bulan Purnama Mulai Beranjak Pergi
Masih Saja Dirimu Terdiam
Ku Hanya Bisa Tersenyum
Menatap Bidadari Terdiam Tanpa Kata

[Tenggarong, Juli 2010]

GADIS DESA

Posted: 19 Juli 2010 in Puisi / Syair

Gadis desa..

Engkau seperti bulan yang menemani mlm

Engkau bagaikan bidadari

Yang dinantikan semua laki-laki..

Yang tatkala mata memandang

Menimbulkan ribuan pertanyaan tentang kau..?

Beribu lelaki

Terpanggil oleh manis senyummu,

Tawamu

Bawa semua terhanyut dalam candamu.

Tatapan matamu

Membuat para lelaki ingin dapatkan cintamu..

Karena kau bagaikan bintang

Muncul tuk mendampingi bulan yang sedang sendiri…???

Oh gadis desa..

[Kota Bangun, April 2008]

Rasa sedih

Kesal dan marah

Tak kan bisa menghapus luka yang telah terucap

Semuanya

Hanya akan menambah kesedihan

Ketika murka sudah tak dapat direda

Pintu maaf pun sukar untuk dibuka

Belajarlah mengambil hikmah dari setiap peristiwa

Ketimbang hanya termenung bermuram durja…

Tenggrong, Mei 2008

Bayang Bayang Semalam

Posted: 14 Juli 2010 in Puisi / Syair

Embun Sudah Tak Terlihat,
Sembunyi Dibalik Sinar Mentari..

Perlahan,
Selimut Pink Sudah Terlepas,
…Dan Ku Pun Terbangun,
Sembari Menatap Tangan,
Melirik Jam Yang Sudah Tua..

Masih Terlintas Bayang-Bayangmu,
Sisa Mimpi Semalam,
Ingin Kuulang Mimpi Itu,
Namun Selimut
Pink Sudah Tersimpan..

Jam Tua Ditangan Kembali Berdentang,
Seakan Menyadarkan Diri,
Dan Ku Masih Saja,
Tak Kuat Melepas Bayang-Bayang Semalam..

Tenggarong, 11 Juni 2010